Bab, 20. Memberitahu masa lalu.

1003 Words

"Maaf, Mas. Aku terpaksa melakukannya, aku ngga mau di makan penyihir itu." ujar Cecep dengan mata berkaca-kaca. Anjani yang mengetahui apa yang dikatakan Cecep akhirnya mendengus kesal. "Cecep, perlu kamu ketahui..., aku tidak makan pria kurus dan jelek seperti kamu!" tekan Anjani dengan suara meninggi. Ia memang tidak nafsu melihat wajah Cecep yang pas-pasan itu. Cecep akhirnya merasa ucapan Anjani terasa menohok dan ia juga merasa tertampar dalam waktu yang bersamaan. "Kok rasanya sakit ya?" tanya Cecep saat mendengar ucapan Anjani, ia juga memegangi dadanya pada saat itu karena ia merasa sakit dengan segelas hal yang Anjani katakan. Aji bahkan harus menahan tawa saat ia melihat ekspresi wajah Cecep yang terlihat lesu dan frustasi dalam waktu yang bersamaan. "Sudahlah, tidak usah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD