Bab, 19. Menolak.

1000 Words

"Omong kosong macam apa itu?! Tidak usah banyak mengada-ada! Aku tidak mau dibodoh-bodohi oleh dirimu!" tolak Aji. Ia sungguh seakan tak mau mempercayai segala hal yang dikatakan oleh pria itu. Semua terasa aneh, dan ia sungguh merasa segala hal yang dikatakan oleh orang itu seakan tidak masuk akal. Suasana seketika terasa hening, dan mereka tampaknya memancarkan suatu energi berbeda-beda. Aji memiliki suatu energi negatif yang begitu kuat. "Nak, tenangkan dirimu. Dan bapak hanya meminta kamu meminum satu gelas air mineral ini, dan setelah itu – kamu boleh pulang." ujar Pak Umar. Aji terdiam beberapa saat, dan ia tampaknya memikirkan hal yang dikatakan oleh pria tua itu. Tanpa mengatakan apapun, akhirnya Aji meraih gelas yang disodorkan oleh Pak Umar, dan ia lantas menengguknya denga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD