Bab, 34. Cecep mulai berani?

1152 Words

Suara sentuhan kasar kembali terdengar dari kepala Cecep. Pria itu mengusap bagian kepala belakangnya dan meringis kesakitan sejenak. "Berani kau sekarang padaku, ya?!" tegur Anjani. "Aku kira kita sudah jadi teman," balas Cecep tanpa rasa takut sedikitpun. Ia mulai merasa, Anjani tidaklah seburuk yang orang-orang katakan padanya. Dan ia mulai merasa, kalau Anjani adalah seseorang yang lebih mengerti dirinya dari pada siapapun itu, termasuk kedua orangtuanya. Anjani hanya menatap kesal ke arah Cecep, dan selama ia duduk di sana, ia akhirnya merasa menjadi dirinya sendiri, tanpa mengancam seseorang dengan segala kuasanya, dan tidak melakukan tindakan jahat, ataupun memikirkan hal tersebut. Anjani mulai mengajarkan banyak hal, dan ia mulai merasa ia berguna bagi orang lain. Canda taw

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD