Bab 72. Simpanan Om-Om!

1102 Words

Tawa cekikikan dua gadis di meja sebelah semakin membuat Brian geram, sementara Dissa tak mengerti kenapa Brian marah hingga menggebrak meja. “Kau tahu? Itu adalah foto temanku dengan om-om tersebut! Dia kencan dengan pria tua hanya agar bisa masuk ke pesta mewah Keluarga Ardana!” ucap Amalia pada temannya. Dissa juga mendengar apa yang dikatakan oleh Amalia, tapi Dissa masih tak mengerti dan sama sekali tak merasa jika apa yang dikatakan oleh Amalia itu merujuk pada dirinya. “Aku bisa jamin, sih! Karena anak perempuan yang miskin seperti dia, tidak mungkin bisa ada sekelas dengan Kak Bellova. Kak Bellova, kan, diundang ke pesta itu. Dia juga mau masuk, jadinya ....” “Jadinya milih jadi ani-ani deh!” timpal kawan Amalia yang berbincang di meja sebelah dengan suara yang keras. Bri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD