Nasihat Chris

2076 Words

Dinar duduk sendirian di balkon kamar Ihza, matanya menatap sendu ke arah bulan berbentuk sabit dengan satu bintang terang di sampingnya. Dadanya terasa sesak, pikirannya kacau saat memikirkan semua kata-kata Anggun. Tega kamu Bian, aku mempercayai kami melebihi siapa pun. Tapi kenapa kamu seperti ini? Kamu membuatku hancur sehancur hancurnya. Tidak mudah untukku melepaskan dan mempertahankan semua yang awalnya baik-baik saja, tiba-tiba berubah drastis menjadi tidak baik seperti ini. Tidak ada yang lebih sakit daripada dikecewakan oleh satu orang yang aku pikir tidak akan pernah menyakitiku. Kekecewaanku saat ini adalah kesedihan yang pahit, akhir yang pas untuk kisah dan harapanku yang tragis. Karena kamu, aku dikucilkan, dikecewakan oleh orang lain. Semuanya karena kamu Bian, karena kam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD