Chris yang merasa Tasya sudah mulai mempermainkannya, menarik paksa tangan Tasya menuju pintu apartemen. "Lepaskan aku! Kenapa kamu seperti ini Chris? Aku mengatakan yang sebenarnya. Lepaskan aku!" Tasya terus berteriak berontak minta dilepaskan. "Sudah aku katakan, aku tidak akan mau lagi mempercayai semua kata-kata kamu. Jangan pernah mengusik kehidupanku lagi!" bentak Chris, mendorong Tasya keluar dari apartemennya. "Aku tidak berbohong, kita lihat saja nanti Chris. Aku tidak terima kamu perlakukan seperti ini," teriak Tasya, membenarkan pakaiannya, lalu pergi begitu saja. Chris menarik kasar rambutnya. Belum habis satu masalah, muncul lagi masalah baru. Kata-kata yang diucapkan Tasya terus saja terngiang di telinganya. Bagaimana kalau anak yang di dalam kandungan Tasya sekarang b

