Merasa kepalanya sudah sangat pusing, Mia memutuskan untuk pulang ke rumahnya duluan. Awalnya Chris dan kedua mertuanya melarang Mia. Tapi, Mia tetap bersikeras pulang. Orang tua Chris hanya bisa pasrah dan mengijinkan Mia pulang. "Lihat Chris! Karena ulah bodoh kamu, Mia harus menderita seperti ini. Seharusnya kamu sadar itu, kamu sudah menyakiti hati seorang wanita yang sebentar lagi akan menjadi seorang ibu dari anak kamu!" ucap Papa Chris, meninggalkan Chris. "Papa kamu pasti sangat marah Chris. Seharusnya kamu bisa lebih menghargai wanita, seperti kamu menghargai Mama," sahut Mama Chris, ikut menyusul suaminya. Chris merenung memikirkan semuanya. Kesalahan yang dia perbuat memang sudah sangat fatal. Dika hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat sahabat baiknya seperti ini. "Chri

