"Neng, Non Ihza mana?" tanya Bi Inah yang baru saja kembali dari pasar. "Tadi dijemput sama orang tua tuan Chris, Bi," jawab Dinar. "Oh begitu, Neng Dinar sedang apa?" tanya Bi Inah mendekati Dinar yang sedang duduk di taman belakang. "Lagi duduk saja Bi, Bibi dari pasar?" tanya Dinar, melirik keranjang belanjaan Bi Inah. "Iya Neng, Bibi ke belakang dulu ya, Neng," pamit Bi Inah. Dinar kembali sendiri. Tidak ada Ihza di rumah membuat Dinar merasa bosan. Rasa rindu tiba-tiba muncul dibenaknya. Sudah tiga bulan ini Dinar bekerja di rumah Chris, kedekatannya dengan Ihza membuat Dinar menganggap Ihza seperti putrinya sendiri. Ihza lagi apa ya? Baru satu jam Ihza pergi, aku sudah merasa sangat rindu. Kira-kira, Ihza pergi lama tidak ya? batin Dinar. Sedangkan di rumah besar kedua orang t

