Hari silih berganti, semakin hari, kesehatan Mia mulai terlihat ada kemajuan. Wajahnya yang dulunya selalu pucat, kini sudah mulai sedikit berseri. Perubahan hubungan antara dirinya dan Chris, semakin berdampak baik untuk kesehatannya. Tasya yang sudah beberapa bulan tidak ada kabarnya, kini mulai kembali muncul ke permukaan rumah tangga Chris dan Mia. Rasa sakit hati yang dia rasakan, membuat Tasya berpikir keras untuk bisa membalaskan dendamnya. "Kamu Tania, kan?" tanya Tasya, menghampiri Tania yang saat itu sedang duduk sendirian di sebuah cafe. "Iya, kamu siapa?" tanya Tania, angkuh. Tasya mendelik kesal melihat sikap angkuh Tania. Namun, Tasya berusaha tetap tenang dan tersenyum untuk mencapai keinginannya. "Aku Tasya," jawab Tasya, mengulurkan tangan ke arah Tania. Tania hanya

