Kasih orang tua

1723 Words

Chris merasa sangat uring-uringan saat Mia tidak ada di rumah. Baru tadi pagi Mia berangkat, Chris sudah dilanda kerinduan yang mendalam. Bayangan wajah Mia terus terbayang diingatan. Suara perdebatan dirinya dan Mia selalu saja terngiang mengalun merdu di telinga Chris. Mia, apa masih lama? Kenapa kamu tidak menghubungiku? Aku merindukan kamu, bocah tengil. Kalau seperti ini, aku jadi malas berangkat ke kantor. Percuma saja berkerja, kalau hati dan pikiranku tidak berada di tempat semestinya. Kamu benar-benar membuatku gila sekarang, Mia, gumam Chris mengacak-acak rambutnya frustasi. "Den, permisi! Ini s**u pesanan Den Chris," Bi Inah berjalan menuju meja di samping tempat tidur Chris. "Kapan Bibi masuk? Kenapa tidak mengetuk pintu dulu?" tanya Chris, sedikit tidak suka. "Tadi Bibi s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD