Pagi itu, Victor membeli sarapan terlebih dahulu. Banyak tetangga yang mulai bicara saat melihat pria itu. Namun, lebih banyak yang mencibir dari pada memberi selamat atau sekedar berbasa-basi saja pada Victor. "Cih, pengangguran begitu mau nikah? Apa yakin bisa menghidupi istri?" celetuk salah satu ibu-ibu saat Victor hendak membeli bubur ayam pesanan sang istri. Victor terdiam sejenak saat mendengar ucapan pria itu. Ia tampak pura-pura tidak mendengar, sehingga wanita yang tadi mencibirnya lumayan kesal. "Hey, anak muda..., aku rasa aku harus bicara dengan kamu. Kamu itu pengangguran, apa kamu yakin bisa menghidupi istri kamu?! Jangan-jangan istri kamu nanti malah meminta-minta pada tetangga karena kamu jadi pengangguran!" tekan seorang wanita yang tak jauh dari Victor. Victor menghe

