Bab, 41. Celaka!

1004 Words

Diandra sudah pasrah, matanya memanas, dan..., airmatanya jatuh. Ia memejamkan matanya di saat merasa tak dapat menghentikan hal buruk yang akan terjadi. Namun, di saat ia merasa semuanya hampir saja semuanya berakhir..., pada saat itu – Diandra merasa ada yang menangkap tubuhnya. Diandra membuka mata dan melihat suaminya ada di hadapannya, berlutut di bawahnya, lalu memeluknya dengan lembut. Airmata tampak mengalir dari kedua mata Victor. Ini kali pertamanya ia menangis, setelah puluhan tahun lamanya ia tak menangis. Dan, ya..., Victor tadi langsung berlari secepat mungkin saat melihat tubuh Diandra mulai limbung. Pria itu merasa harus melindungi istri, dan calon anaknya. Dan akhirnya mereka semua selamat! "Diandra, kamu tidak kenapa-kenapa, 'kan?" gumam Victor sembari menciumi selu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD