"Aku minta maaf, Mas. Aku sama sekali enggak nyangka kalau dia sampai ngelakuin itu supaya bisa ketemu sama aku." Sadam melirik sekilas pada Vicha yang tampak tidak bersemangat setelah pertemuannya dengan sang ayah. Sebenarnya, Sadam sudah melihat mereka berdua mengobrol dari saat dirinya masih ada di rumah tetangga, tapi Sadam sengaja diam demi bisa memberikan waktu untuk ayah dan anak itu agar bisa saling berbicara. Tapi semakin dilihat, mereka bukannya mengobrol dengan tenang dan nyaman tapi terlihat seperti saling menarik urat dan saling melontarkan kata-kata provokasi satu sama lain hingga puncaknya adalah saat ayah Vicha berniat untuk menyakiti Vicha dengan sengaja. "Bukan salah kamu. Lagian kalau cuma masalah genteng, kita bisa ganti sebanyak apapun itu. Justru yang bikin aku kha

