Dua Puluh Tiga

1518 Words

“Jadi... aku adalah teman kencanmu sekarang?” bisik Olivia. Mereka masih didalam mobil. Alex mengendarai mobil dengan tenang. Sedangkan mereka berdua saling berpelukan dan bertatapan mesra satu sama lain. “Anggap saja begitu.” Balas Richard. Olivia mengulum senyumnya. “Aku baru tahu ternyata kau pintar menyenangkan hati wanita.” “Aku juga baru tahu setelah kau memberitahuku, Olivia.” “Jangan terlalu merendah, Rich...” bibir Olivia bermain dileher Richard. Menciumnya dengan hasrat yang telah dia tahan sejak tadi. “Meski kau tidak pernah memberikanku bunga,” tangan Olivia membelai paha Richard. “Tidak pernah mengajakku berkencan.” Kini kakinya naik keatas paha pria itu. “Tapi kau selalu pintar membakarku.” Richard menajamkan kedua matanya. Tangannya menarik kedua tangan Olivia, “Aku ti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD