Bab 43

1507 Words

Setelah lama mencari, Sean kembali pulang membawa pesanan yang di minta oleh Ana tadi. "Sayaang, aku pulang." Teriak Sean. Sean meletakkan semua makanan Ana di atas meja. "Kenapa lama sekali? Aku sudah sangat lapar." Ujar Ana. "Waahh... sepertinya semuanya enak." Mata Ana terlihat sangat berbinar-binar melihat makanan Itali yang ada di depannya saat ini. "Makanlah, jika kurang nanti aku akan pesankan untuk lagi." Ucap Sean. Ana segera membuka makanan-makanan tersebut. Pertama yang ia makan adalah pizza, Ana sangat lahap memakannya. "Kenapa aunty rakus sekali?" Sahut Diva melihat gaya makan Ana yang seperti tidak makan 1 bulan. Sean pun juga di buat kaget dengan cara makan Ana kali ini. "Ana, pelan-pelan makannya. Tidak ada yang merebut makanan itu darimu." Ujar Sean. "Uncle... un

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD