Bab 42

1252 Words

Dua bulan sudah Sean dan Ana menikah. Mumpung hari ini sedang libur, Diva dan Sean merebahkan dirinya di sofa yang berada di ruang berkumpul. Diva sedang asik menonton TV, sedangkan Sean, ia berkutat dengan ponsel miliknya. "Kenapa kau tidak menungguku kalau turun ke bawah." Ana menghentakkan kakinya kesal karena Sean meninggalkan dirinya. "Tadi kan kamu sendiri yang menyuruhku untuk menemani Diva dulu, sayang." Jawab Sean. "Kan bisa tunggu aku sebentar. Apa kau sudah bosan. denganku? Apa kau sudah tidak cinta lagi denganku?" Cerca Ana pada Sean. Sean di buat kelabakan dengan ucapan Ana. "Bukan begitu, sayang. Jelas saja aku sangat sangat mencintaimu." Jawab Sean. "Sudah, diamlah. Aku tidak butuh alasanmu." Ketus Ana melangkahkan kakinya menuju kearah dapur. "Aunty kenapa uncle? Ken

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD