Pagi harinya... Ana terbangun dari tidurnya karena terdengar suara kicauan burung yang saling bersahutan, "Enngh... sudah pagi ternyata." "Sean... bangun, sudah pagi," Ana mengguncang pelan tubuh Sean. "Sean bangun, ini sudah pagi." "5 menit lagi," Ucap Sean yang enggan untuk bangun. Ana tersenyum saat mendapat ide jahil untuk membangunkan Sea. Ana mencoba ke dua lubang hidung Sean, hingga dirinya kesulitan untuk bernafas. Hal itu berhasil membuat Sean terbangun.. "Apa kau mau membunuhku?" Geram Sean membuat Ana terkekeh. "Mana mau aku jadi janda muda," Jawab Ana. "Tapi... kalaupun aku jadi janda pun tidak ada yang tau. Aku kan cantik," Sambung Ana dengan sedikit narsis. "Aku tidak akan membiarkan dirimu menjadi janda muda. Apalagi sampai dirimu di nikahi pria lain," Sahut Sean alis

