"Kau tidak ada hak untuk membentak istriku," Sambung Sean dengan wajah yang sudah tidak bisa di gambarkan. "Sean... tenangkan dirimu," Ana mengelus lengan Sean agar suaminya itu bisa tenang. "Nyonya..." James menggelengkan kepala pada Ana. Yang artinya, jangan pernah mencegah Sean di saat dirinya sedang marah. "Tuan... tolong maafkan kami, tuan. Kami berjanji padamu, jika kami tidak akan berbuat buruk lagi pada Ana," Paman Ana kembali memohon. "Ana... tolong paman untuk membujuk suamimu," Ujar paman Ana memandang pada Ana. Paman Ana sedikit menurunkan harga dirinya agar dia tidak kehilangan harta miliknya. la mencoba sedikit lembut pada Aba. Padahal, sebenarnya paman Ana juga tidak pernah menyukai Ana. "Ana... bujuk suamimu ini untuk mengembalikan perusahaan kami," Bibi Ana tidak per

