Bab 52

1066 Words

"Ana, dengarkan aku. Kau tidak pernah sendiri, disini ada aku dan Diva. Kau juga masih punya mami dan papi. Biarkan mereka mendapatkan ganjaran yang patut. Aku tau kalau mereka sudah merawatmu, tapi kau juga harus ingat bagaimana perlakuan mereka. Kau tidak boleh lemah Ana, kau harus kuat. Istri seorang Sean harus kuat. Baik boleh, tapi jangan menjadi lemah seperti ini." Tutur Sean panjang lebar sambil menangkup wajah Ana yang sudah basah dengan air mata. "Aku tau jika mereka keluargamu satu-satunya disini, tapi kau juga harus bisa bersikap tegas. Hukum timbal balik itu pasti ada." Sambung Sean lagi. Sean memang bertutur kata lembut, tapi itu sangat tegas. "Aunty... aunty pernah bilang dulu sama Diva. Kalau memang Diva tidak melakukan kesalahan, Diva harus berani melawannya. Aunty juga h

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD