Beberapa saat kemudian... Ana sudah di pindahkan ke ruang WIP atas permintaan Sean. Sean ingin memberikan kenyamanan yang terbaik untuk sang istri yang baru saja melahirkan. Sean juga memerintahkan pihak rumah sakit untuk memindahkan anak-anaknya agar satu ruangan dengan Ana. Di ruangan tersebut terdapat dua ranjang bayi. "Cucu grandma lucu, ya," Ucap mami Sean melihat kedua cucunya yang tertidur pulas. "Waahh... Diva benar-benar punya dua adik," Ucap Diva yang melihat kedua adiknya. Keduanya tertidur sangat pulas tidak peduli dengan suara berisik dari grandma dan Diva. "Apa kalian sudah ada nama untuknya?" Sahut papi Sean. "Belum pi, kami belum ada nama untuk mereka. Kami memang sengaja menunggu untuk mereka lahir," Jawab Sean. Ana juga sedang tertidur istirahat, tenaganya terkuras

