Sean melihat semua anak buahnya mempersiapkan apa yang ia perintahkan tadi. Pandangannya lurus kedepan, aura yang di keluarkan semakin kuat jika sudah seperti ini. "Lapor tuan, semua sudah selesai," Lapor anak buahnya pada Sean. "Seret orang-orang itu. ikat dia di tengah-tengah," Perintah Sean. Anak buah Sean menunduk hormat lalu menyeret paksa tawanan yang berada di ruang bawah tanah. Mereka memberontak minta ampun untuk di lepaskan. Telinga sean dan semua anak buahnya menjadi tuli seketika tidak mendengarkan teriakan kedua orang itu. Anak buah Sean mulai menuangkan semua bahan bakar lalu menyalahkan api setelah itu. Buushh... Api langsung saja membesar dan menyebar karena banyaknya bahan bakar yang di gunakan. Keduanya berteriak meraung-raung tidak ada hentinya. "Itu balasan bu

