40. Rasa Nano-nano

1451 Words

“Seharusnya jangan ucapan aja yang tegas. Kurang dramatis dan bisa ngomong ... ‘Kalau Kakek masih paksa Jo tunangan sama Judith. Jo bakal bunuh diri, memilih mengakhiri hidup Jo sendiri di bandingkan harus menjadi boneka yang bisa Kakek gerakkan sesuka hati’, gitu Jo,” sahut Cilla terlihat serius mengutarakan pemikirannya sendiri. Jonathan memijat pelipisnya yang terasa berdenyut. Semakin kuat karena segala ucapan Cilla yang hanya membuatnya kehilangan akal. Ia tidak mungkin bundir untuk hal aneh seperti itu. Lebih baik ia kabur daripada melakukan sesuatu yang membuatnya lenyap lebih dulu dari dunia ini. Ia masih memiliki rencana hidup kedepan, sebelum garis takdirnya memang harus demikian. “Kalau nggak bisa bantu saran yang masuk akal. Lebih baik diam,” cetusnya menatap sinis perempuan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD