Bab 23 - Selamat

1600 Words

Selama berjalan di koridor, Hani tak henti-hentinya memikirkan sahabatnya itu. 'Duh, aku ngga tenang banget ini. Mr. Max harus tahu soal ini.’ Ia melangkahkan kakinya dengan cepat menuju ruang B3 di mana Max sedang mengajar di sana. ‘Duh Mr. Max lagi fokus ngajar lagi, ngga mungkin 'kan kalau aku ganggu.’ Ia mendapati Max sedang fokus menjelaskan di depan para mahasiswa dan ia hanya bisa mengintip-ngintip dari luar ruangan, berharap Max melihatnya dan menghampirinya keluar, beruntung Max mengalihkan pandangannya keluar dan mendapati Hani berdiri di sana. 'Loh, itu bukannya teman Nana ya? Mau apa dia kemari? Dan kenapa gelagatnya seperti orang panik?’ batin Max. “Semuanya kalian lanjut kerjakan soal nomor 7 dan seterusnya ya, nanti kita bahas. Saya mau keluar sebentar.” “Ya Mr.” Max la

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD