Dengan meminta maaf, tidak akan membuat derajat seseorang menjadi tinggi atau rendah. _______________ Aku berjalan gontai kearah kantin rumah sakit. Karena jam sudah menunjukkan pukul delapan malam, dan selama itu aku belum mengisi perut sejak dari pagi. Huft. Melelahkan sekali, tapi aku menikmatinya "Kenapa, kok kayak lemes gitu. Oh iya, gimana sama dokter Azzam?" tanya Rara, kami kebetulan bertemu di koridor pojok, yang mengarah ke kantin. "Ya gitu. Dapet SP, padahal dia gak salah. Tapi mau gimana lagi, aku juga gak bisa bantu apa-apa. Kan yang harus di salahin kan dokter Daffa. Kemana aja dia, sampai pasiennya dilupain kayak gitu." gerutu ku. Kami mengambil duduk dipojok sendiri, karena memang tempatnya agak sepi dan tidak terlalu bising yang mengganggu kuping. "Kamu udah hubungi

