BAB 28

1454 Words

"Hari ini malaikatku pergi. Apakah Tuhan maha pengasih dan penyayang? Lalu di mana letak pengasih dan penyayangnya jika suka ini? Aku ingin kau menerima ibuku tuhan!" *** Sejak tadi pagi. Angrum hanya bisa menangis dihadapan jenazah mengalihkan, menatap kosong dipelukan Arsya. Siang ini ibu Angrum dimakamkan tidak lagi Air mata di pipi Angrum semua udara masih terkuras habis sejak tadi. Entah berapa kali Angrum tak sadarkan diri dan berapa kali Arfan membawa Angrum ke kamarnya juga berapa kali Aluna Alena dan Adelia perlu menyadarkan Angrum dengan segala cara. Arfan keluar dari kamar Angrum dan mendapati seseorang yang tak asing. Itu pertemuan. "Apa dia teman Ibu Angrum? Atau itu om Angrum yang pernah Angrum ceritakan?" Dalam hati Arfan bertanya-tanya. Malam ini lima sahabat Angrum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD