POOR ME

2467 Words

Ben menatap pasangan itu dengan pandangan yang tak bisa dimengerti, bahkan oleh dirinya sendiri sekalipun. Apalagi saat di bibir perempuan itu, Bella, selalu tersungging senyuman hangat menunjukkan bahwa betapa perempuan itu sangat bahagia. Tanpa disadarinya, hatinya nyeri. Karena diakui atau tidak, usahanya menghancurkan rival bisnisnya yang satu ini, gagal ! Bahkan sangat gagal. Hingga Ben berpikir, akankah taringnya cukup tajam untuk mencabik seorang Yudhistira Saleem yang memang memiliki darah dan instink bisnis yang tajam. Dia mendekati seorang pelayan yang lewat membawa minuman berwarna merah. Segera dia meneguknya untuk menghilangkan kegerahan yang tiba-tiba saja melandanya, semenjak pasangan itu memasuki ruangan pesta. Alicia yang memperhatikan perubahan tiba-tiba yang terjadi p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD