Ben merasakan bahwa tubuhnya tak lagi bertulang demi mendengar penuturan Ibu Panti bahwa Abel, adik sepupu yang tak pernah diketahuinya itu menikah dengan Yudhistira Saleem, cucu pemilik Yayasan dan Panti dimana Abel ditinggalkan semasa kecil. Dan satu-satunya perempuan yang dinikahi oleh cucu Candra Saleem beberapa bulan lalu hanyalah Bella. ‘Ya, Tuhan ...’, Ben mengeluh dalam hati. Dia tak menyangka sama sekali bahwa hidupnya berakhir menyedihkan seperti ini. Karena semua peristiwa yang dulu, seperti sebuah lingkaran setan, bahwa segala yang dilakukannya telah berakhir padanya pula. Sapaan heran dari Ibu Panti tak lagi masuk ke dalam telinganya. Dengan langkah luruh, dia berlalu dari teras bangunan panti. Kesejukan yang tadi dirasakannya saat memasuki halamannya, kini berganti menjadi

