Awal yang tak terduga
Tet..tet..tet..
Bel sekolah SMPN 2 Trisakti berbunyi, tanda istirahat telah usai. Seseorang bernama Jagat mengetuk ruang kelas 8H.
"tok..tok..tok, permisi Assalamu'alaikum" ketuk Jagat sambil memberi salam.
"Wa'alaikum salam" jawab beberapa anak yang duduk didekat pintu sambil bersantai karena guru masih belum datang.
"Renanya ada?" tanya Jagat singkat.
"Rena...rennnnn dicari Jagat" teriak Bimo seketika semua anak menatap ke pintu, begitu juga yang bersangkutan.
tap..tap..tap.. suara langkah Rena mendekati Jagat.
"ada apa ya?" tanyanya singkat.
"kamu Rena? Pak Gatot nyuruh kamu ikut lomba cerdas cermat. Nanti pulang sekolah kumpul di lab kimia ya!" jawab Jagat menjelaskan.
"saya sendiri?" tanya Rena bingung.
"enggak kok ada yang lain juga, oh iya ajak Sintia ya" jelas Jagat lagi.
"okey" jawabnya lega.
Kemudian Jagat pergi, dia terlihat cukup ramah. Deg..deg..deg ada yang degdegan sambil menutupi rasa senangnya dalam dada. Yupss.. siapa lagi kalo bukan Rena.
'ohh namanya Jagat, dia ramah, kelihatannya baik, laki-laki yang manis'. Sambil senyum-senyum dia berkata dalam hati. Nyatanya Rena memperhatikan Jagat beberapa hari ini, dia merasa menyukainya, dia senang bisa mengetahui namanya, bahkan laki-laki itu memanggil namanya, Rena girang karena itu.
Pulang sekolah dia bergegas memberi tahu Sintia anak kelas sebelah, dan mengajaknya ke lab kimia bersama. Disana sudah ada banyak murid yang akan mengikuti bimbingan lomba cerdas cermat, ada Rena dan Sintia dalam bidang matematika, Jagat dan Adrian dalam bidang fisika dan murid-murid lain dengan bidangnya. Mereka duduk berdekatan dengan orang yang mereka kenal.
Anak-anak itu mempunyai bidangnya masing-masing dan akan dibuat berpasangan untuk berperang dengan fisika matematika biologi dan kimia. Rena yang terbiasa dengan Sintia harus dipecah karena mereka dalam satu bidang yang sama, begitu juga Jagat dan Adrian.
'semoga aku berpasangan dengan Jagat' tutur Rena dalam hati, sambil senyum-senyum memikirkan andaikan mereka menjadi pasangan pasti menyenangkan. Saat ini mereka berempat masih duduk bersama, Rena senang bisa duduk sambil melihat Jagat.
Bimbinganpun berakhir begitu saja, mereka belum dipilihkan pasangan oleh pak Gatot, saatnya mereka pulang dan bertemu kembali besok usai jam sekolah.