Empat Puluh Enam

1469 Words

Begitu Arya dan Cahya kembali dari kebun, Teratai, Galuh, dan Lidya langsung mendatangi rumah kedua orang tua angkat mereka. Ketiga gadis itu juga sudah menyiapkan hidangan untuk makan malam. Arya dan Cahya sangat senang karena ketiga putri angkat mereka berlaku baik dan sopan. Walaupun baru berkenalan selama satu hari, mereka sudah akrab layaknya keluarga. “Kalian sudah selesai merapikan rumah?” tanya Cahya sambil mengajak ketiga putri angkatnya masuk ke rumah. “Sudah, Ibu. Kami juga sempat memasak untuk makan malam nanti,” jawab Teratai sambil menunjukkan apa yang dibawanya. Teratai, Galuh, dan Lidya membawa sebakul nasi, lalapan, dan daging burung yang dibakar. Arya dan Cahya tersenyum lebar, mereka tak bisa menyembunyikan bahagia yang mereka rasakan. “Pak, ternyata begini rasanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD