Alva tahu kalau ini memang salahnya sampai Zetta berpikir bahwa dia adalah orang asing dalam kehidupannya. Melihat tatapan mata Zetta yang terluka memicu amarah untuk dirinya sendiri membuatnya seperti orang i***t yang tidak bisa berbicara. Membiarkan Zetta dan dia seharian ini seperti orang gila mencarinya. Shit!! Alva duduk di sofa apartemen Zafier memegang segelas Vodka menatap jauh ke luar dengan pandangan menerawang. "Kenapa lagi? Bukannya kalian sudah memutuskan bersama dan bahagia?" Entah sejak kapan, Zafier sudah duduk di sampingnya. "Ternyata tidak segampang itu." "Jadi apa masalahnya?" Alva menoleh, "Apa kamu bisa melacak di mana Zetta sekarang?" Alis Zafier terangkat, "Dia pergi?" "Ini salahku. Dua hari aku pergi untuk menyelesaikan urusan masa lalu supaya aku dan Zetta

