Arzetta mengerang, terbangun dari tidur di dalam rengkuhan lengan Alva yang tidur terlentang di sampingnya. Merasakan badannya sakit karena meskipun Alva memperlakukannya dengan lembut tetapi lelaki itu selalu melakukannya lebih dari satu kali. Zetta berdecak, menyingkirkan lengan Alva dari perutnya dan turun dari tempat tidur berjalan mengarah ke kamar mandi. Zetta butuh berendam dengan aroma teraphy lagi untuk merilekskan tubuhnya. Jadi itulah yang dia lakukan sekarang, duduk diam di dalam bath up sambil memikirkan sesuatu. Rasanya sangat salah membiarkan pikirannya terus dihinggapi berbagai pertanyaan tentang masa lalu Alva sedangkan lelaki itu seperti enggan untuk menceritakannya sendiri. Mau tidak mau, dia memang harus bertanya ke Alva Alexander sendiri kalau ingin mengetahui jawaban

