BAB - 30

1504 Words

Alva membuka pintu kamar inap Zetta perlahan dengan wajah gusar dan rambut yang berantakan. Dilihatnya Zetta tidur meringkuk di atas tempat tidurnya. Ada infus yang tersambung ke pergelangan tangannya padahal sebelum ini dia sudah tidak membutuhkan hal itu lagi. Alva perlahan bergerak mendekat dan duduk di pinggir ranjang tidak mau mengagetkan Zetta yang ternyata belum tidur dan membuka matanya saat merasakan sentuhannya lalu melihat Alva yang memandanginya lekat. "Alva," lirihnya seraya mengangkat tangannya. Alva menghela napas, berdiri untuk melepaskan jas dan kemeja lengan panjang lalu membiarkan tubuh bagian atasnya bertelanjang d**a. Ia masuk ke dalam selimut dan menarik Zetta ke dalam pelukannya. "Maafkan aku tidak memberitahumu.” Zetta mulai terisak dan menenggelamkan wajahnya d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD