Kaget dan Syok

1682 Words

Aldo sudah sampai di kediaman mertuanya. Malas baginya untuk turun dan menyusul Jihan ke dalam sana. Tapi ancaman Meri membuat Aldo terpaksa melakukan semua itu. Selain karena ancaman dari sang ibu, Aldo pun ingat kalau ia belum mendapatkan apa-apa dari pernikahannya dengan Jihan. “Assalamu’alaikum …,” ucap Aldo, ramah. Jarang ia datang dengan mengucapkan salam, namun kali ini ia seolah ingin membukitkan kalau ia adalah lelaki yang baik, suami yang baik dan ayah yang baik untuk calon anaknya. “Wa’alaikumussalam … Eh, ada mas Aldo. Masuk, Mas …,” balas sang ART. Aldo mengangguk, “Jihan ada di rumah’kan?” tanya Aldo. “Ada … Mbak Jihan ada di kamar.” “Kalau begitu saya mau langsung ke kamar,” ucap Aldo. “Maaf, Aldo. Jihan sedang tidak bisa diganggu,” ucap ayah Jihan, tegas. Mendengar s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD