Pergi …

1558 Words

“Ada apa ini?” Farhan tiba-tiba saja muncul. Ia melihat istrinya dan mantan kekasihnya sedang berbincang panas di ruang pribadi Marwa. “Han … Akhirnya kamu datang juga. Tolong kamu jelaskan pada wanita ini tentang klinik impian kita ini. Klinik yang sudah kita impikan bersama dan kita rancang bangun bersama. Dia tidak mengerti dan malah mengakui kalau klinik ini adalah miliknya.” Dengan begitu percaya diri, Amel mengadu pada Farhan, menyalahkan Marwa atas apa yang terjadi pagi ini. “Apa yang harus aku jelaskan padanya, Mel? Aku rasa tidak ada yang harus aku jelaskan padanya karena semuanya sudah sangat jelas.” Marwa mengerdipkan mata ke arah sang suami, seolah memberi kode kalau Amel belum tahu apa-apa tentang hubungan mereka. “Apa maksud kamu, Han? Han, aku sudah menunggu lama. A—aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD