“Sayang, ada apa denganmu?” tanya Farhan. Ia merasakan ada yang berbeda dengan sikap Marwa terhadapnya. Marwa memang tersenyum, tapi jelas terlihat jika senyuman yang keluar dari bibir Marwa bukanlah sebuah senyuman yang tulus. “Aku? Aku nggak apa-apa kok. Memangnya aku kenapa?” tanya Marwa mencoba mengalihkan pembicaraan. Ia pun tampak salah tingkah. “Jangan bohong, Sayang … Aku tahu ada yang kamu sembunyikan dari aku. Apa ini ada hubungannya dengan Amel?” “Bisa kita tidak membahas masalah dokter itu?” “Marwa, aku bisa merasakan ada yang berbeda dengan sikap kamu. Tolong jangan bersikap seperti ini. Aku begitu mengenal kamu dan kamu tidak pernah bersikap seperti ini sebelumnya.” Marwa menghela napas, “Bisa kita tidur sekarang? Aku sudah ngantuk.” “Sayang, please … Apa kamu mempermas

