Chapter 20

1569 Words

Aku tidak merasakan apapun lagi. Hal yang terakhir kali kulihat adalah Keylia yang menumbuhkan dua sayap di punggungnya, lalu terbang meninggalkanku. Aku bisa mendengar suara Amelia yang sudah berapa kali memanggil namaku dengan keras. Sepertinya dia sudah sadar, tapi meskipun dia memanggilku sekuat tenaga. Aku tidak bisa membuka kedua mataku. Aku terlalu lelah. Tubuhku terasa kehilangan energinya. Ah, selain Amelia ternyata aku juga mendengar suara Kak Louisa. Sungguh suara yang seindah bidadari. Mungkinkah hidupku kan berakhir disini? Padahal aku sudah mengatakan sesuatu yang keren kepada Keylia seperti akan menyelamatkan dirinya. Tapi itu akan menjadi sebuah kebohongan jika aku mati disini. Kumohon, Dewa dan Dewi sekalian. Aku tidak marah kepada kalian karena sama sekali tidak memberi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD