"Nicolin, berapa lama kau hidup di dunia ini?" Tanya Gilbert tiba-tiba. Nicolin menatap Gilbert dengan kerut di dahi wujud manusianya. Gilbert memandangi ekspresi itu dengan ironi. Bagaimana mungkin sesosok iblís bisa begitu mirip dengan manusia? Hanya dalam waktu singkat sejak Nicolin mengikat kontrak dengan Gilbert lalu mengambil wujud manusianya, ia sudah bisa bertingkah benar-benar seperti seorang manusia sesungguhnya. Terkadang hal itu membuat Gilbert ngeri. Apakah iblís semudah itu menjelma dengan perwujudan manusia yang begitu menarik? Atau hanya ketika mereka terikat kontrak saja? Gilbert tidak memungkiri bahwa pesona wujud manusia Nicolin selalu menarik perhatian orang lain. Selama Nicolin selalu ikut dalam setiap kegiatan kebangsawanan yang Gilbert jalani, rekan-rekan sesama ban

