Gilbert tidak memiliki pilihan lain selain menyusuri bangunan biara yang tampak sangat kuno tersebut. Dinding batu berwarna abu-abu kusam di sekitarnya benar-benar tampak tidak asing, namun juga tidak ia kenal. Terkadang, Gilbert juga bingung dengan perasaan yang berlawanan semacam itu. Gilbert melirik sekitarnya, memperhatikan tiap detail isi biara yang suram tersebut. Andai Gilbert tidak ingat bahwa dirinya memiliki kontrak darah dengan sesosok iblís mengerikan, mungkin ia tidak akan percaya bahwa mahluk astral ada di mana saja. Dengan suasana suram seperti itu, Gilbert tidak akan terkejut jika mungkin tiba-tiba dirinya akan bertemu sosok arwah gentayangan di biara tersebut. Misalnya, arwah biarawati yang meninggal di sana dengan cara yang kurang baik atau semacamnya. Beruntung, Gilber

