“Apa tidak sekalian aku bantu sampai di apartemen saja, Hana? Aku cukup memiliki waktu luang sekarang,” tawar pria tersebut. Dengan cepat wanita yang menjadi lawan bicaranya pun menggeleng. “Tidak usah, Saddam. Ibu dan Ayah pasti bertanya-tanya di mana kamu berada. Sudah ada Harry juga akan membantuku,” tolaknya langsung. Tentu Hana tak ingin menanggung resiko jika mengajak pria ini. Pada akhirnya pria itu mengalah dan berpamitan pergi. Setelah kepergiannya, Hana langsung menghubungi nomor Harry untuk segera membawa jasa angkut barang-barangnya. Ava sendiri sudah kembali ke apartemennya sekitar setengah jam yang lalu karena wanita itu harus bersiap pergi bekerja. Kini tinggallah Hana seorang diri di sana. Hana kembali mengecek barang-barang miliknya agar tak tertinggal. Dan kebetulan

