Bagian 47

1744 Words

Hana sedang sibuk mengemasi barang-barangnya dengan dibantu oleh Ava. Hana sudah bercerita kepada tetangganya tersebut bila dia akan pindah apartemen. Ava cukup sedih mendengar keputusan Hana, namun apa boleh buat, itu semua demi keselamatan Hana juga. Hana juga telah berjanji akan mengunjungi Ava jika tidak sibuk. “Hana, ini dibawa juga nggak?” Ava menunjuk barang-barang yang ada di salah satu laci di dalam kamar. Hana menghampiri tetangganya itu, lalu melihat isi laci tersebut. “Tidak usah, ini bukan milikku,” katanya. Ava mengernyit. “Lalu milik siapa?” “Saddam.” Kembali timbul kernyitan di dahi wanita tersebut. Hana akhirnya tak bisa menahan tawa karena melihat ekspresi wajah Ava yang lucu menurut dirinya. “Biar aku saja yang membereskan ini. kamu cek bagian dapur saja.” Hana me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD