BAB 25

2000 Words

Tari kini berada di puncak tepatnya Villa yang diberikan oleh Ayahya sebagai hadiah ulang tahunnya beberapa tahun lalu. Setelah meninggalkan kantor suaminya dia butuh tempat untuk menenangkan dirinya dan dia memilih ke puncak. "Haaaaa rasanya sakit banget. Kenapa bisa seperti ini ? Apa aku yang tidak mengenal lebih dalam siapa suamiku sebenarnya ?" Tari bertanya dalam hatinya dan merenungi kejadian di ruangan suaminya di perusahaan Wijaya Grop. "Kamu tega banget kak. Kamu jahat banget. Apakah kamu memiliki masa lalu yang belum usai? Sampai membiarkan aku tersakiti di depan matamu sendiri." Gumam Tari lagi. "Bahkan kamu bungkam saat aku meminta penjelasan. Kamu membiarkan wanita itu menyentuhmu di hadapanku. Apa kurangnya aku kak ? Hiks..Hiks..Hiks.." Tari kembali mulai menangis. "Suda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD