Rambut ikalnya bergoyang karena tiupan angin yang cukup keras. Sesekali tangannya memeluk dirinya sendiri. Mata cantiknya menjelajah, menatap hamparan pantai yang begitu menakjubkan. Tak perlu berjalan jauh untuk menikmati sebagian pantai di Pulau ini. Karena cukup ia membuka pintu belakang kamarnya yang berbentuk paviliun ini kemudian ia sudah dapat melihat pantainya. Sepertinya paviliun ini memang sengaja dibuat untuk Leo. Karena jaraknya cukup jauh dari bangunan utama. Pantai ini berada disalah satu pulau pribadi milik Leo. Fefe tidak betul mengetahui dimana letaknya. Yang pasti ia melihat pantai dengan air biru yang jernih. Pasir pantai yang terlihat berkilauan. Matahari sudah bertukar tugas dengan bulan. Terbukti dengan kepergiannya yang diikuti oleh senja. Langit sudah berangsur

