Selain disegani karena kehebatannya, Klan Harimau juga sangat dihormati karena sifat kepemimpinan dan cara mereka memperlakukan Klan lain.
Jika kalian penasaran mengapa Klan Harimau sangat disegani oleh hampir semua Klan di Navalosa, maka jawabannya adalah sifat merangkul yang dimiliki oleh mereka.
Dalam mengembangkan wilayahnya, Klan Harimau tidak lepas dari bantuan Klan lain. Klan Harimau meminta bantuan kepada mereka dengan cara baik-baik untuk membantunya mengembangkan wilayah.
Sama halnya dengan Klan lain, Klan Harimau dengan sukarela akan membantu Klan lain dalam mengembangkan wilayahnya dan terjalinlah hubungan yang erat diantara kedua Klan.
Berbeda dengan Klan Harimau, Klan Serigala memiliki cara tersendiri dalam mengembangkan wilayahnya yaitu kebalikan dari yang dilakukan oleh Klan Harimau.
Mereka akan merebut sedikit demi sedikit wilayah Klan lain dan akan memperlakukan Klan lain dengan tidak hormat.
Klan lain yang tinggal di wilayah Klan Serigala biasanya diperlakukan secara rendahan, misalnya dijadikan pelayan, pekerja, dan semua atasannya berasal dari Klan Serigala. Oleh karena itu, banyak dari Klan lain yang tidak menyukai bahkan membenci kehadiran Klan Serigala.
Suatu hari, perwakilan dari Klan Harimau memasuki wilayah Klan Serigala dengan tujuan mengajak bekerja sama dan menjalin hubungan agar dapat bersama-sama mengembangkan wilayahnya, namun ajakan Klan Harimau ditolak mentah-mentah oleh para petinggi dari Klan Serigala.
Mereka menyatakan bahwa Klan Serigala sama sekali tidak membutuhkan bantuan mereka dan tidak tertarik untuk bekerja sama dengan Klan Harimau. Alasannya karena merasa lebih hebat dan lebih dominan dibandingkan Klan Harimau. Meskipun pada kenyataannya, Klan Harimau lah yang lebih hebat.
Akhirnya, Klan Harimau pun menerima keputusan mereka untuk tidak bekerja sama, namun Klan Harimau berharap tidak ada perselisihan diantara mereka.
Hingga pada suatu hari, Klan Serigala secara terang-terangan merebut wilayah kekuasaan Klan lain, sebut saja Klan Gajah. Mereka menyerang Klan Gajah tanpa peringatan hingga wilayah kekuasaan mereka dapat diambil alih oleh Klan Serigala.
Wilayah kekuasaan Klan Serigala semakin luas hingga menandingi wilayah Klan Harimau. Cerita tentang kejahatan Klan Serigala langsung tersebar luas dan sampai di telinga Klan Harimau.
Mendengar perlakuan kejam yang dilakukan Klan Serigala kepada Klan lain membuat Klan Harimau menjadi murka. Mereka mengecam tindakan biadab yang dilakukan oleh Klan Serigala.
Pada awalnya, Klan Serigala tidak mempedulikan peringatan yang dilakukan oleh Klan Harimau. Mereka terus-menerus merebut secara paksa wilayah kekuasaan Klan lain tanpa belas kasihan dan tanpa memikirkan akibat dari perbuatannya.
Klan-klan yang terusir dari wilayahnya tidak punya pilihan lain selain tinggal di wilayah Klan lain, salah satunya wilayah Klan Harimau. Mereka menceritakan alasan mereka terasingkan dari wilayahnya sendiri dan hampir semuanya karena kejahatan Klan Serigala.
Mengetahui peringatan mereka diabaikan oleh Klan Serigala, Klan Harimau semakin murka, mereka pun menyatakan kepada seluruh dunia bahwa Klan Serigala adalah musuh semua Klan dan merupakan Klan paling biadab yang harus dimusnahkan.
Pernyataan sadis Klan Harimau sampai di telinga Klan Serigala dan akhirnya menyalakan percikan api diantara keduanya. Klan Serigala tidak bisa menerima pernyataan kasar yang ditujukan kepadanya. Akhirnya Klan Serigala mendeklarasikan ajakan perang kepada semua Klan yang membenci mereka, terutama Klan Harimau.
Percikan api semakin besar dan tidak dapat dipadamkan. Dalam beberapa hari, Klan Harimau membalas deklarasi perang yang dinyatakan oleh Klan Serigala. Mereka siap jika harus berperang dengan Klan Serigala demi menyelamatkan dunia Navalosa dari kekejaman mereka.
Namun, setelah deklarasi perang mereka dibalas oleh Klan Harimau, percikan api tersebut tiba-tiba padam. Klan Serigala tidak terdengar kabarnya lagi. Klan Harimau dan Klan lain sedikit bernafas lega karena mengira Klan Serigala telah menyadari kesalahannya dan menghentikan tindakan kejamnya.
Akan tetapi, percikan api yang dikira telah padam ternyata sedang ditiup angin kencang yang menjadikannya jauh lebih besar dari sebelumnya.
Tidak lama setelah ketegangan menurun, terdengar kabar bahwa puluhan mayat dari Ras Manusia dan Valosa ditemukan di perbatasan wilayah barat Klan Harimau. Yang mengejutkan dari peristiwa itu adalah ditemukannya ukiran di setiap tubuh mayat yang membentuk suatu simbol dari Klan Serigala.
***
Untuk menunjukan identitas, setiap Klan mempunyai simbol masing-masing yang menggambarkan arti dari kedaulatan dari wilayahnya sendiri. Biasanya simbol ini di pasang di setiap perbatasan wilayah untuk menunjukan batas wilayah setiap Klan.
***
Atas terjadinya peristiwa tersebut, sudah dapat dipastikan bahwa tidak ada cara lain lagi untuk membuat dunia kembali damai selain memerangi Klan Serigala.
Klan Harimau sudah tidak bisa menahan diri, perbuatan Klan Serigala sudah sangat keterlaluan dan diluar batas. Pembantaian yang dilakukan Klan Serigala menjadi awal peperangan diantara mereka.
Klan lain yang juga menjadi korban kekejaman Klan Serigala merasakan penderitaan yang sama. Mereka pun memutuskan untuk bergabung dengan Klan Harimau untuk memusnahkan keberadaan Klan Serigala di Dunia Navalosa.
Hari itu pun tiba, hari dimana semua Klan di Dunia Navalosa terlibat dalam peperangan terbesar sepanjang sejarah yang melibatkan jutaan jiwa.
Di sisi Klan Harimau, mereka harus melibatkan ratusan ribu pasukan yang tergabung antara Ras Manusia dan Ras Valosa. Dan juga beberapa puluh ribu pasukan dari Klan lain yang ikut bergabung.
Ras Manusia yang tidak memiliki anugerah apapun berperan penting sebagai pertahanan sisi belakang yang telah dibekali ilmu perang dan juga difasilitasi senjata api.
Sedangkan Ras Valosa ditempatkan di sisi depan untuk langsung memborbardir wilayah Klan Serigala. Karena daya tahan tubuh yang kuat, Ras Valosa diharapkan mampu bertahan lebih lama di medan perang.
Dan perang besar pun pecah, pertempuran diantara kedua sisi sangat mengerikan, ribuan orang menjadi korban dalam sekejap. Mayat-mayat bergelimpangan tidak terurus, kebanyakan korban dari Ras Manusia, namun tidak sedikit juga Ras Valosa yang mati terbunuh.
Perang itu terjadi selama beberapa puluh tahun. Masih belum ada cahaya kedamaian di Dunia Navalosa. Ketakutan dimana-mana dan separuh dunia hancur. Wilayah kekuasaan seolah tidak berlaku lagi karena beberapa Klan telah musnah tidak bersisa. Hanya beberapa Klan saja yang mampu bertahan, itu pun hanya terdapat puluhan jiwa saja dari setiap Klan yang tersisa.
Mereka yang selamat dari peperangan mencoba bertahan hidup dengan berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain. Tapi, kedamaian di dunia Navalosa seolah tidak ada lagi. Tidak ada tempat aman untuk berdiam diri.
Keinginan untuk bertahan hidup membuat setiap orang harus melakukan apapun, bahkan jika harus memakan bangkai sekali pun, mereka akan makan supaya perut tetap terisi.
Lambat laun, ketegangan mulai menurun tapi bukan berarti perang telah berakhir. Kedua sisi hanya menunggu waktu yang tepat untuk saling menyerang dan kembali membuat mimpi buruk bagi setiap orang.