64. Kabur

2124 Words

Wanita setengah pincang itu menatap sekelilingnya, dia mendesah lega ketika tak mendapati siapapun di sini. Suasana penjara sedang sepi dan dia bisa menjalankan rencananya agar bisa terbebas dari sini, dia tersenyum menyeringai ketika melihat orang-orang sudah tertidur. Perlahan-lahan dia mulai mengeluarkan sesuatu dalam saku celananya, sebuah korek api yang dia ambil secara diam-diam dari seorang penjaga penjara. Korek itu terletak di atas meja sehingga ketika penjaga itu lengah, dia bisa mengambil benda itu secara diam-diam. Tangannya langsung menghidupkan korek api itu, dia menatap api itu sambil tersenyum menyeringai. Dia yakin sekali kalau rencananya untuk kabur pasti akan berhasil kali ini. Setelah api itu menyala dia membuangnya ke sebuah tempat yang mudah terbakar oleh api, sam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD