“Humairah!” panggil seseorang Humairah berhenti melangkah saat mendengar suara seseorang. Ia menoleh dan ternyata Hafizh yang memanggilnya. “Kak Hafizh!” sapanya sembari tersenyum kecil. “Baru sampai?” tanya Hafiz basa-basi “Iya, kak. Kak Hafizh juga baru sampai?” Hafiz mengangguk sembari tersenyum kecil. “Iya.” Rafa yang melihat mereka berdua sedang ngobrol membuat dirinya mengurungkan niat untuk menginjak gas mobilnya. Ia mencengkram stir mobilnya dengan cukup kuat karena tidak suka melihat Humairah ngobrol dengan seorang laki-laki, apalagi ia tahu siapa Hafizh. “Ngapain sih mereka pakai ngobrol segala?” ujar Rafa dengan nada kesal. “Nggak bisa dibiarin.” Drtt.. drtt.. drtt Saat ingin keluar mobil tiba-tiba ponsel Rafa bergetar menandakan ada telepon masuk. Hal itu memb

