29. Dibalik Sebuah Amarah

912 Words

Malam hari, kini keluarga bu Martini sedang menikmati makan malam. "Bapak kerja apa?" tanya Rachel menatap pak  Yudha penasaran. "Sekarang cuma jadi buruh tani, Nak." "Sebelumnya?" "Dulu ngojek, tapi motornya harus dijual karena krisis keuangan, terus jadi supir angkot dijuragan desa sebelah, karena bapak gak sengaja kesrempet sama motor jadi bapak dipecat." "Wah, nggak bener itu." "Namanya juga rejeki." "Terus Rizal sama Aska?" tanya Rachel pada 2 putra pak Yudha dan ibu Martini. "Rizal masih kelas 12 SMA, Mbak, kalo Aska baru masuk SMP," jawab Rizal membuat Rachel tersenyum. "Yang semangat, Zal. Mabk dulu SMA sering dimarahin bunda-nya mbak gara-gara sering bolos terus, kuliahnya malah sering bikin onar," ucap Rachel membuat semua tertawa renyah. "Orang tuanya mbak kerja apa?"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD