Melupakan masa lalu!
Bab 1
Masa sekarang ...
Dodi tersentak bangun dari tidurnya dengan terengah-engah sambil memukul-mukul dadanya sambil menangis. Tanpa sadar ia memanggil-manggil nama Adinda!
Keringat dingin bercucuran membasahi tubuh Dodi yang kekar berisi. Napasnya memburu tidak beraturan karena merasakan kerinduan yang amat mendalam kepada kekasihnya yang keras kepala itu.
Ia meremas wajahnya dengan perasaan frustasi dan masih merasa marah meski sudah bertahun-tahun berlalu semenjak kejadian itu. Kenapa Dinda begitu tega meninggalkannya begitu saja? Dia tidak tahu apa salahnya tapi Dinda juga tidak mau mendengar penjelasan apapun darinya! Yang dia tahu Dinda telah menuduhnya menghianati cinta mereka.
Hingga kini Dinda menutup semua akses bagi Dodi untuk dapat menemukan keberadaan dirinya. Dinda tega memutuskan pertunangannya begitu saja tanpa bicara langsung dan menjelaskan apa yang menjadi kesalahannya! Dia hanya meminta kedua orang tuanya untuk mengembalikan cincin pertunangan mereka kepadanya dan sengaja memberi peringatan untuk tidak membocorkan keberadaannya kepada Dodi. Dodi tidak tahu, kesalahan apa yang telah ia perbuat sampai Dinda begitu marah dan berlaku kejam seperti itu kepadanya!
Tujuh tahun lalu, papi Dodi terkena stroke parah karenanya mengharuskan Dodi mengambil alih perusahaannya ayahnya, baik yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri.
Di usianya yang masih muda, ia harus cepat mempelajari segala sesuatunya agar tidak dipandang sebelah mata oleh semua kalangan.
Pernikahan impiannya bersama Dinda pada akhirnya tertunda karena Dinda ingin papi-nya Dodi sehat dulu, baru kemudian pernikahan mereka akan dilangsungkan. Dengan berat hati, pada akhirnya Dodi menyetujui usulan Dinda dan mereka hanya menggelar pesta pertunangan saja.
Dodi tidak menyangka pada akhirnya Dinda sendiri yang memutuskan pertunangan mereka tanpa memberi tahu kesalahan apa yang telah ia perbuat sampai Dinda tega meninggalkannya seperti ini!
Kata orang tua Dinda, Dinda memergoki Dodi sedang berduaan di kamar hotel dengan seorang wanita, dalam keadaan tanpa busana karena itu Dinda marah besar dan langsung pulang ke Indonesia sambil memberitahukan keputusannya untuk memutuskan pertunangan di antara mereka. Kabar putusnya pertunangannya, ia ketahui dari orang tua Dinda. Sementara itu, Dinda tidak bersedia untuk ditemui ataupun menemui Dodi.
Bahkan ketika orang tuanya membujuknya untuk memberi kesempatan bagi Dodi menjelaskan kesalahpahaman di antara mereka, Dinda langsung menolak tegas dan mengancam tidak akan lagi memberi kabar keberadaannya kepada mami dan papinya, kalau sampai Dodi berhasil menemukan kontak dan alamat apartementnya.
Kedua orang tua Dinda berusaha keras untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi kepada mereka berdua. Setahu mereka Dinda dan Dodi saling mencintai satu sama lain. Sulit bagi mereka untuk bisa mempercayai cerita Dinda tapi dengan mata kepalanya sendiri Dinda melihat kejadian itu, karena itu mereka tidak bisa untuk tidak mempercayai perkataan putri semata wayang mereka.
Ketika ditanya apa yang telah terjadi sebenarnya waktu itu, Dodi juga merasa bingung menjelaskannya karena begitu ia sadar dan bangun waktu kejadian itu, dia berada sendirian di kamar hotel dalam keadaan tanpa busana. Ia merasa telah dijebak! Ia mengira-ngira motif pelaku sebenarnya dan terkaannya rupanya benar, mereka ternyata ingin merusak hubungannya dengan Dinda!
Dodi langsung menghubungi polisi setempat untuk menyelidiki masalah ini. Tapi sampai saat ini karena kurangnya bukti, masalah itu masih terkubur dan menjadi misteri sampai sekarang.
Dodi hanya bisa mengerang keras, menyalahkan dirinya. Kenapa dia bisa jatuh dalam jebakan orang jahat? Hingga membuat Dinda tertipu dan pergi meninggalkannya begitu saja.
Mami dan papi Dinda, merasa kasihan melihat kondisi Dodi tapi mereka tidak berani membocorkan keberadaan Dinda karena mereka juga tidak mau kalau Dinda sampai menghilang dari mereka.
Setiap kali Dinda menghubungi mereka, orang tua Dinda sengaja merekam pembicaraan mereka dan memberikan rekamannya kepada Dodi untuk ia dengarkan.
Dari hasil rekaman, terdengar jelas saat Dinda langsung memotong pembicaraan saat mami Dinda mulai membahas tentang Dodi. Inti dari jawaban Dinda, ia membenci Dodi dan tidak mau bertemu lagi dengan Dodi, selamanya! Dia juga mengancam akan menghilang dan tidak memberi kabar lagi kepada orang tuanya kalau sampai kedua orang tuanya mempertemukannya lagi dengan Dodi. Intinya, Dodi adalah mimpi buruk yang tidak ingin diingat lagi oleh Dinda.
Sudah tujuh tahun lamanya, ia tidak pernah bertemu dengan Dinda. Hatinya sangat merindukan tunangannya itu. Sanking rindunya ia merasa sesak di dalam hatinya! Untuk melewati hari-hari tanpa Dinda, selama ini, Dodi selalu memenuhi jadwal kerjanya yg sengaja dibuat sepadat mungkin dengan tujuan, saat dia pulang ke rumah, dia bisa langsung tidur tanpa menderita karena merindukan Dinda.
Dodi mengerang lagi di dalam kesesakannya. Dia tidak tahan dan sangat merindukan Dinda. Semakin hari bukannya semakin ia bisa melupakan Dinda, Dodi malah selalu mengingat Dinda! Mengingat kenangan manis di antara mereka berdua yang terjalin dari masa kecil hingga menjadi pasangan yang saling mencintai.
Dodi sangat merindukan Dinda. Dia ingin memeluk Dinda saat ini!
Dodi ingin merasakan hangatnya pelukan Dinda yang selalu ada untuknya ketika dia kelelahan karena bekerja terlalu keras. Dinda selalu ada untuknya dan menjadi charger dalam hidupnya. Ketika ia pulang meski lelah, dengan melihatnya saja, Dodi sudah bahagia. Dinda selalu bisa menghiburnya dengan cara yang unik.
Dinda, di mana kau!? erang Dodi sambil menangis di dalam apartement-nya.
Dinda mengubah namanya menjadi Sherly untuk menutupi jejaknya dari pencarian Dodi. Hidup sebatang kara, di negeri orang tentu tidak mudah. Dia merasa kesepian dan juga merindukan kedua orang tuanya. Tapi dia tidak mau pulang ke Indonesia karena membenci mantan tunangannya, Dodi!
Dengan dalih sibuk, Dodi melupakan hari jadi pertunangan mereka. Niat hati memberi kejutan, rupanya, dia yang diberi kejutan dengan memergoki hubungan gelap Dodi dengan wanita lain! Di atas ranjang mereka berpelukan dan tertidur pulas!
Hati Dinda sakit sekali menyaksikan penghianatan cinta Dodi terhadap cinta suci mereka berdua.
Dodi telah menghabiskan malam bersama dengan wanita lain itu artinya Dodi telah memilih wanita itu di banding dirinya. Dia merasa ingin marah dan melempar semua barang-barang yang ia bawa ke arah Dodi dan selingkuhannya itu tapi prinsip hidupnya tidak mengijinkan hal itu terjadi!
Ia memilih untuk tidak memberi kesempatan kepada penghianat seperti Dodi membujuknya dengan pembelaan bohongnya! Dia sangat mencintai Dodi karena itu setelah mendengar penjelasan Dodi pasti hatinya akan lemah dan memaafkan Dodi. Ke depannya, Dinda pasti akan membenci dirinya sendiri! Karena itu dia memilih untuk segera pergi dari sana dan tidak mau bertemu dengan Dodi lagi untuk selamanya.
Dia menyalahkan cici Lucy Ang, kenapa dia harus mengenal cinta kalau harus merasakan sakitnya dihianati!? Apa karena Dinda tidak mau berhubungan intim dulu sebelum menikah? karena itu terjadilah semua ini. Kalau ini memang alasannya, dengan senang hati, Dinda akan mengalah dan memberikan kesempatan kepada mereka berdua untuk menikah. Laki-laki seperti Dodi, tidak pantas untuk memilikinya!