Part 45

978 Words

    Dyra memasuki mobil begitu juga Dero. Keduanya hanya terdiam selama perjalanan. Begitulah mereka, jika memang tidak ada hal yang perlu dibicarakan. Mereka tidak akan bicara. Untuk mengusir rasa bosan, Dyra mengambil ponselnya dari dalam tas. Dahinya mengernyit ketika mendapati pesan dari orang tidak terduga.     Rudra     Dyra mengangkat satu alisnya. Ia bisa menebak bahwa Rudra mengiriminya pesan hanya untuk menyuruhnya datang ke rumah sakit. Ia yakin betul. Memangnya hal apa lagi yang membuat Rudra akan mengirimi pesan terlebih dahulu. From : Rudra Besok gue jemput     Dyra menoleh ke arah Dero. Kembarannya itu tampak fokus menyetir. Pandangannya lurus ke depan.     "Besok, Rudra mau jemput gue."     Dero hanya menganggukkan kepala. Tanpa menoleh ataupun bersuara.      "Besok

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD