~Kecanggungan ini, apakah ada maksudnya?~ Suatu pagi di hari Minggu, Osyana mengantarkan Satrio dan Mirna pulang kembali ke Surabaya. Sudah hampir satu pekan mereka tinggal di rumah kedua orang tua Osya dan Satrio. Wanita itu mengantar keluarga sang kakak hingga ke halaman depan rumah. Sebenarnya ia tak ingin berpisah dengan kedua keponakannya yang lucu-lucu. Bagi wanita itu, bermain bersama kedua anak kecil itu merupakan sebuah penghibur bagi hatinya. Namun, dia tak bisa menahan kedua keponakannya lebih lama. "Kami pulang dulu ya, Sya. Kamu yang kuat, ya! Kalau ada apa-apa telfon saja aku. Aku akan mendengarkan semua ceritamu. Tapi kalau ada yang mengganggumu, kalau perlu lawan saja omongan jahat mereka!" ucap Mirna pada adik iparnya. Dia tak ingin Osya berlarut dalam kesedihan mengenai

