Aceh, Juli 2011. "Abang kenapa?!" Geram Kayla sambil menatap Rega dengan kesal. Dilihatnya pria itu hanya bisa menghembuskan napasnya pelan. "Pak, boleh kasih waktu saya dan Kayla berbicara berdua, sebentar saja." Polisi itu menatap sekilas lalu mengangguk mengerti. Dengan langkah yang gagah, pria berusia setengah abad itu keluar dari ruangan. Menyisakan dua orang yang saling tatap meminta pengertian. "Jelasin, Bang." Kayla menatap sengit kepada pria yang jauh lebih tua darinya itu. "Bantu abang, La." Rega menatap sedih ke arah gadis cantik itu. Kayla yang tidak mengerti hanya bisa terdiam sambil mengernyitkan dahinya. "Abang mau dijodohin sama perempuan yang abang tidak tau." Kayla tersentak kaget. Matanya menelisik lebih jauh pada netra hitam legam yang sedang menatapnya juga. "Ter

